Hujan rintik menyentuh kening malam
di antara Yarang dan Baratho
kerdip cahaya bulan mengambang
terpaku dalam gelegar gentar kenderaan
menemani ku dalam perjalanan,
Di antara Yarang dan Baratho
ku cari damai di bumi mu Pattani
aroma bunga-bunga persaudaraan
tertinggal jejak di masa silam,
Selamat malam, kota Pattani
kini ku hadir di kalbu mu penuh berantakkan
setelah mengharungi perjalanan panjang
mencari rupa bangsa yang dilupakan,
Berkurun lama sunyi bergulir
Bukit Budo gagah menganjur di selatan
Pantai Teluk Sembilan menggamit kehadiran
indahnya alam pusaka asal Langkasuka
rumpun bangsa terpisah dek tangan penjajahan,
Suatu waktu dulu menjulang di atas kota mu
hari-harinya menyusur langit merah
petanya berdarah warga mu rebah
pertahankan maruah,
Di mana kota mu bersedih merintih
lambaian tanganmu tetap ku toleh
terasa di hati amat pedih,
Hari ini di kotamu, Pattani
malam terakhir ku di sini
tiada henti di gulung resah
tiada henti di hempas amarah,
Di perjalanan ini
ku lihat mentari jingga menyapa
jejak kembara ku hulur sesuci doa
silaturahim antara kita
moga sejahtera bangsa dan agama kita
bakal ditemukan di langit merdeka.
RAHEEM JAY
Pattani Darussalam










