Gigi manusia purba berusia 1.8 juta tahun, ditemukan - Utusan Malaysia

Gigi manusia purba berusia 1.8 juta tahun, ditemukan

GIGI manusia purba itu dianggarkan berusia 1.8 juta tahun. - GIOGI KOPALIANI
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

TBILISI: Sekumpulan ahli arkeologi di Georgia menemukan gigi milik manusia purba yang dianggarkan berusia 1.8 juta tahun.

Gigi itu ditemukan berhampiran perkampungan Orozmani, terletak kira-kira 96.5 kilometer (km) di barat daya Tbilisi dan berdekatan Dmanisi, yang mana tengkorak manusia berusia 1.8 juta tahun ditemui pada akhir 1990an dan awal 2000an. 

Penemuan Dmanisi merupakan penemuan tertua di dunia di luar Afrika malah mengubah pemahaman saintis mengenai evolusi awal dan corak penghijrahan manusia purba.

Menurut pakar, penemuan terbaharu di lokasi penggalian itu membuktikan kawasan pergunungan di selatan Caucasus berkemungkinan merupakan antara tempat pertama manusia purba menetap setelah berhijrah keluar dari Afrika.    

“Orozmani bersama dengan Dmanisi, mewakili pusat penemuan tertua manusia purba atau Homo sapiens di dunia di luar Afrika,” jelas Pusat Penyelidikan Kebangsaan Arkeologi dan Prasejarah Georgia.

Menurut ketua pasukan penyelidik, Giorgi Bidzinashvili, pihaknya menyangka gigi itu milik `kenalan’ Zezva dan Mzia, nama yang diberikan kepada dua fosil tengkorak manusia hampir lengkap berusia 1.8 juta tahun ditemukan di Dmanisi.  

Dilaporkan, pelajar ahli arkeologi, Jack Peart menemukan gigi manusia purba itu di Orozmani.

“Implikasinya bukan sahaja untuk tapak penggalian ini tetapi ia sangat besar bagi Georgia dan kisah manusia meninggalkan Afrika 1.8 juta tahun lalu.

“Penemuan itu mengukuhkan lagi Georgia sebagai lokasi yang sangat penting untuk paleoantropologi dan kisah manusia secara umum,” katanya. – AGENSI

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN

Teruskan membaca

Nikmati akses tanpa had serendah RM9.90 sebulan

Sudah melanggan? Log Masuk untuk membaca berita sepenuhnya