Perlu patriotik pada bahasa Melayu

Perlu patriotik pada bahasa Melayu

MENURUT penulis, di Madinah, bahasa Melayu seolah-olah sudah menjadi bahasa kedua. - AFP
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

PADA awalnya saya sekadar memandang sinis saranan Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob yang ingin menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa kedua ASEAN. Mana tidaknya, seruan seperti ini telah pun kedengaran sejak dari dahulu lagi. Akhirnya ia dilihat sekadar sandiwara politik dalam menarik sokongan orang Melayu. Namun kali ini cukup berbeza, kenyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri ini disusuli pula dengan keputusan Wisma Putra menghantar surat rasmi ke negara-negara asing dalam bahasa…

Langganan Akses Kandungan Eksklusif

PERCUMA

3 bulan

1 Bulan / RM3.00

Akses Kandungan Eksklusif

1 Tahun / RM12.00

Akses Kandungan Eksklusif

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN