Nyali merdeka, arung dan bahulu pecak - Utusan Malaysia

Nyali merdeka, arung dan bahulu pecak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

iDikna – orang yang selalu dirinduinya. Satu-satunya insan yang tinggal sebagai tempat menumpang kasihnya. Tiada lagi siapa untuk dia bermanja atau menjadi tempat rujukan. Dialah satu-satunya. Zakiah Amira Daeng Mikail usung bagasi sederhana besar ke gerbang masuk ke laman. Baruga sisipan bilah bambu kuning ditenun corak ketupat itu sudah berusia sekian lama. Pesiar kaki yang dihiasi ati-ati tersusun indah bersulam lidah buaya menyambut ketibaannya. Di kiri kanan pintu masuk terpacak…

Sokong kewartawanan kami

PERCUMA

1 bulan

1 Bulan / RM4.99

Sehari hanya RM0.17

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN