Sajak ini buatmu si pendengar setia kesediaan yang tiada tandingan keberadaan yang tiada bandingan Terhimpun ribuan rasa terus setia mendengar setiap bicara keluh kesah tawa rajuk marah benci sedih kecewa hampa terluka mendampingiku walau apa jua rintangan. Kisahku penuh duka lara telah kau tepis jauh agar kuterus ceria katamu, biar ia berlalu akulah surimu yang terpahat dihatimu katamu lagi, lihatlah lima kuntum kelopak cinta kembang mekar berseri mewangi mengharum menghiasi…










