JAKARTA: Musim kemarau yang lebih panjang dan lebih buruk di Indonesia tahun ini menyebabkan peningkatan jumlah titik panas, sekali gus menandakan risiko kebakaran hutan dan tanah yang semakin tinggi, menurut amaran agensi meteorologi negara itu pada Rabu. Kira-kira 1,700 titik panas dikesan dari Januari hingga 8 Jun, peningkatan ketara berbanding tahun-tahun sebelumnya, kata Ketua Agensi Meteorologi Indonesia, Teuku Faisal Fathani. “Enam wilayah berada dalam keadaan berjaga-jaga terhadap kebakaran hutan dan…










