Senja kian mengusik manja
Tika aku merenung dalam leka
Membisik kata-kata mesra
Memuatkan artikel berkaitan…
Menutur bicara cinta
Merakam detik bersama
Tentang hikayat kita berdua
Dikala aku meraba dalam kelamnya senja terbit cahaya lembut diufuk jingga
Membicarakan tentang manisnya hidup terpancar daripada lirikan mata yang redup
Di balik angin yang membuai sayup
Tiada siapa mampu menduga
Tiada juga yang mampu meramal
Hakikat kisah yang masih samar
Saat meniti hari-hari malar
Masih aku tersadung disudut kamar
Namun tiada siapa kan bisa tahu
Perjalanan hidup yang penuh berliku terbuang di halaman sendiri tersisih jauh seakan terlalu keji Sungguh tidak sesekali aku mengerti haruskah untuk terus membenci
Izharuddin Sakip
Sekinchan, Selangor











