PADA era yang merayakan teknologi digital dan media penstriman, siapa yang masih peduli dengan pengalaman sinematik secara tradisional yang mengambil kira hal-hal berkaitan medium specificity (kespesifikan medium)? Pernahkah kita terfikir sejauh manakah era digital ini turut merubah seni apresiasi, penontonan dan pengalaman kolektif sewaktu berada dalam ruang gelap? Dengan mengimbas kembali sejarah kelahiran sinema, pernahkah kita menyedari tentang betapa magisnya peristiwa ‘kejadian’ sinema sebagai sebuah medium atau teknologi baharu, yang…










