Jokowi, tanganilah isu kemiskinan! - Utusan Malaysia

Jokowi, tanganilah isu kemiskinan!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

JAKARTA 23 Mei – Memasuki penggal kedua­ pemerintahannya selaku Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi seharusnya mengetahui fakta puluhan juta warganya masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Arnaz Ferial Firman, bekas wartawan Antara antara 1982 hingga 2018 dalam artikelnya bertajuk ‘Ketegangan di Jakarta janganlah berlanjut’ menulis, puluhan juta jiwa daripada sekitar 262 juta rakyat Indonesia itu diberi istilah ‘hidup di bawah garis kemiskinan’ atau ‘pra sejahtera’.

Tulisnya, mencari wang 10,000 (RM2.90) hingga 50,000 rupiah (RM14.50) setiap hari sahaja masih menjadi impian bagi kelompok tersebut agar dapat makan tiga kali sehari, seperti saudara sebangsa lainnya.

Memuatkan artikel berkaitan…

“Itu baru urusan ‘perut’ satu keluarga. Belum lagi masalah rumah yang tetap menjadi impian jutaan orang.

“Rumah sederhana berukuran 18 atau 24 meter persegi saja masih tetap menjadi impian jutaan bapa, ibu dan anak-anak mereka,” katanya dalam artikel yang disiarkan Antara.

Arnaz menulis, masalah lain yang harus difikirkan Jokowi serta gandingannya, Ma’ruf Amin adalah bagaimana menciptakan peluang pekerjaan bagi jutaan orang yang sudah bertahun-tahun mencari kerja, ditambah dengan jutaan lagi pencari kerja yang baru lainnya.

“Jadi amat jelas tugas bagi pemerintahan selama lima tahun mendatang ini sudah sangat berat, kemungkinan besar tidak dapat diselesaikan oleh Jokowi-Ma’ruf selama lima tahun mendatang.

“Oleh kerana itu Jokowi harus mencari menteri-menteri dan pemerintahan yang benar-benar bekerja dengan sepenuh hati demi rakyat,” tegasnya.

Dalam tulisannya itu juga, Arnaz mengungkapkan pesanan supaya apapun hasil pemilihan umum (Pemilu), harus diterima secara ikhlas kerana ada prinsip ‘siap menang dan juga siap kalah’, dan rusuhan sepatutnya dipastikan tidak berlarutan.

“Pilihan sebahagian besar rakyat Indonesia itu harus di­terima,” katanya.

Beliau juga menulis, apa yang pasti rakyat tidak ingin lagi me­nemukan pegawai kerajaan yang terbukti melakukan ra­suah selepas ini.

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN

Terkini