‘Lubuk’ berita palsu semakin banyak - Utusan Malaysia

‘Lubuk’ berita palsu semakin banyak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

JAKARTA 8 Mac – Beberapa wilayah di negara ini dikesan ‘masih membimbangkan’ dari segi sokongan terhadap gan­dingan Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin menjelang pilihan raya Presiden (Pilpres) bulan depan.

Memuatkan artikel berkaitan…

Bukan hanya soal pengundi malah beberapa daerah dilihat sebagai ‘lubuk’ berita palsu untuk melemahkan gandingan tersebut dalam Pilpres nanti.

Ketua Gerakan Indonesia Jokowi (Gijow), Ates berkata, beberapa wilayah di Jawa Barat menjadi keutamaan pihaknya untuk menangkis serangan kempen hitam.

“Penyebaran berita palsu dengan kempen hitam, namun saya tidak mahu menuduh pihak daripada kumpulan se­belah sana.

“Bagi kami hari ini, berita palsu memang banyak terdapat dalam media sosial,” katanya di sini seperti dilaporkan Tribun News.

Tambahnya, penyebaran itu jika dibiarkan masuk ke kampung-kampung akan dipercayai.

Menurutnya, Gijow akan ke beberapa tempat yang dianggap lokasi penyebaran berita palsu paling besar.

“Di mana sahaja yang banyak berita palsu? Seperti Banjar, Bogor, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Kuningan.

“Selain itu, wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Jember, Kediri, Ponorogo, Blitar dan Jawa Tengah (Semarang, Salatiga dan Solo Raya),” jelasnya.

Ates memberitahu, pihaknya akan ke Suma­tera Utara seperti di Labuhan Batu dan Kota Padang Sidempuan.

Sementara itu Ates berkata, Gijow akan bertindak sebagai mesin untuk kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019.

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN