mewarna darah
dengan jernih sangka bukan
dengan merah amarah
engkau memilih untuk
menyusun kata
mematah songsang hujah
dengan penuh cendekia
lalu, kita pun berikrar
untuk bersatu
agar tidak lagi ditipu para soldadu
dari belantara batu yang
memberi peluru
akhirnya berperang kita
di rumah sendiri.
Dan, kita pun tidak lagi memilih
saling mewarna dan menulis
untuk sejarah baru yang terpilih
setelah merentas perang ideologi
di zaman yang serba canggih!
DAHNA
Jitra, Kedah








