WATAK menyantuni orang lain amat dituntut dalam kehidupan seseorang manusia. Tanpa sikap menyantuni, kita merasakan diri kita saja yang hebat, lalu rasa ego memperlihatkan wajahnya, mementingkan diri sendiri menjadi amalan, memahami kesulitan orang lain tidak terdapat dan membina budaya enau dalam belukar, melepaskan pucuk masing-masing mengambil tempat. Jika ini terjadi, jurang dalam masyarakat berlaku. Hubungan sesama manusia bukan atas pertimbangan yang ikhlas tetapi berlaku atas pertimbangan pangkat, gelar dan kedudukan…









