Di pondok buruk itu Tersandar seorang tua
Sambil membakar rokok gulungnya
Sedang mengira baki usia
Sendirian tidak berteman
Hanya kenangan mengisi kerinduan
Di pondok buruk itu
Terang disuluh cahaya unggun
Bintang malam jadi hiasan
Bunyi cengkerik turut meneman
Terlihat seorang tua
Merunduk kepala menadah tangan
Meminta kepada Maha Kuasa
Agar ditunai hasratnya
Di pondok buruk itu
Seorang tua mengira tasbih
Butir-butir zikir digumam lembut
Menimbulkan asyik dalam dingin pagi
Ketenangan itu terhenti sejenak
Disapa pemuda membawa kiriman
Kiriman yang dinanti-nanti seorang tua
Balasan doa bertemu anaknya
MIZI AHMAD
Port Dickson, Negeri Sembilan










