Jauh di sudut kamar itu Tergantung kaku sebuah potret Potret seorang perempuan Dengan wajah tua yang bahagia Berukiran senyuman sayu Bertudung hitam dan berkaca mata Ku tatap wajahnya di potret itu Satu persatu memori segar di ingatan Dia insan yang banyak mendewasakanku Insan yang selalu menyokongku Insan yang selalu sayang padaku Kini, dia telah pergi Pergi tidak kembali Berjumpa Yang Maha Esa Tuhan yang paling dia cintai Dalam kesepian kamar…










