Pandai besi makin kurang di Bandung - Utusan Malaysia

Pandai besi makin kurang di Bandung

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

“BUKAN saya yang memilih untuk menempa sebaliknya ia yang memilih saya,” kata Ibnu Pratomo, 41, ketika ditemui di rumahnya di Jalan Salatiga 36, Antapani, Bandung, Indonesia. Golongan muda hari ini tidak ramai yang mengetahui proses mengolah logam untuk menjadi pisau, pedang atau keris yang dilakukan oleh golongan pandai besi. Oleh itu, menjadi pandai besi bukanlah sesuatu pekerjaan biasa. Pekerjaan tersebut menuntut mereka bermain dengan api, peralatan berat serta memerlukan kesediaan…

Langganan Akses Kandungan Eksklusif

PERCUMA

3 bulan

1 Bulan / RM3.00

Akses Kandungan Eksklusif

Tidak mahu terlepas? Ikuti kami di

 

BERITA BERKAITAN