“BUKAN saya yang memilih untuk menempa sebaliknya ia yang memilih saya,” kata Ibnu Pratomo, 41, ketika ditemui di rumahnya di Jalan Salatiga 36, Antapani, Bandung, Indonesia. Golongan muda hari ini tidak ramai yang mengetahui proses mengolah logam untuk menjadi pisau, pedang atau keris yang dilakukan oleh golongan pandai besi. Oleh itu, menjadi pandai besi bukanlah sesuatu pekerjaan biasa. Pekerjaan tersebut menuntut mereka bermain dengan api, peralatan berat serta memerlukan kesediaan…










