Gunung berketinggian 2,284 meter itu meletus dan mengeluarkan asap dan abu, sehingga setinggi 200 meter pada pukul 3.48 petang waktu Indonesia Barat.

Ketua Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Indonesia, Agus Wibowo berkata, orang ramai, pengunjung dan pendaki diarah tidak berada di kawasan kawah-kawah aktif di kawasan pergunungan itu.

“PVMBG juga meminta kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya letusan yang lebih besar dan secara tiba-tiba,” katanya dalam satu kenyataan.

Kali terakhir gunung itu meletus ialah pada 2013. - BERNAMA