JAKARTA 18 Feb. – Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi yang bertanding mempertahankan jawatan dalam pilihan raya Presiden (Pilpres) 2019 mengaku tidak mudah untuk mengelola negara sebesar Indonesia.
Lapor Republika, Jokowi menegaskan, perkara itu memerlukan ketegasan dan keberanian.
“Perlu ketegasan dan keberanian dalam membuat langkah-langkah untuk kebaikan negara ini,” katanya sebaik sahaja selesai menjalani sesi debat pusingan kedua calon Presiden (Capres) di Hotel Sultan, dekat sini.
Memuatkan artikel berkaitan…
Jokowi turut mengakui beruntung memiliki pengalaman dalam tata kelola pemerintahan sebelumnya.
Tegas beliau, dirinya pernah mengelola sebuah kota sebagai Gabenor dan tempoh empat tahun setengah ini mengelola negara (selaku Presiden).











