adalah tempat pertemuan kembali

tangan yang pernah 
bersama

menyatu dalam jabat sisa-sisa kehidupan

kala rumah pusaka berpindah tangan

walau pada seorang abang

mengertilah kunjungan kepada ayahandamu

adalah sekadar bertanya khabar

tanpa membawa gebar

tanpa berembun kasut dan selipar

rumah pusaka adalah benteng pengakhiran

untuk ayahmu memutar zaman kenangan

sambil menerima kunjungan demi kunjungan

untuk transit aman sebelum pemergian

 

walau senang atau susah

rumah pusaka adalah maruah seorang ayah

sama ada berdiri megah

sebuah banglo mewah

atau rumah pusaka di tepi sawah

AHMAD FIRDAUS

Tanjung Malim, Perak